Menu Close

Bekerja Di Rumah Bersama Anak, Bagaimana Agar Tetap Produktif?

Anak-anak menuntut perhatian sepanjang waktu dan menjadi orangtua saat melakukan pertemuan dan panggilan konferensi pekerjaan work at home bisa sangat melelahkan. Bekerja dengan anak-anak di sekitar kita bisa menjadi kerepotan tersendiri. Agar komunikasi dengan rekan kerja berjalan baik, maka Wenzel membuat kesepakatan dengan sang suami untuk berbagi tugas sesuai kalender kerja mereka. “Kami membuat ruang kantor kecil di rumah, tetapi itu di tengah ruang major anak,” kata Wenzel. Sedangkan, pada anak yang belum sekolah, kamu bisa menyediakan sesuatu yang menarik untuk dikerjakan anak, seperti lembar mewarnai atau origami untuk berkreasi.

Tanggung jawab menjadi wanita tak kalah banyak dengan pria, apalagi ketika sudah menjadi seorang ibu. Dengan menyeimbangkan aktivitasnya melalui bekerja, seorang wanita tentu sudah terbiasa mengerjakan lebih dari satu tugas dalam satu waktu. Tuntutan untuk kerja serba cepat juga akan memudahkan Situs slot judi online resmi di Indonesia wanita yang berkarir ketika mengangani urusan rumah tangga sambil bekerja nantinya. Meski sambil mengurus anak, Anda punya kewajiban pekerjaan yang harus diselesaikan. Umumnya pekerja rumahan mendapat pekerjaan melalui perantara atau pengepul, tanpa diketahui siapa pemilik order sebenarnya.

Mama tidak akan pernah tahu, sampai kapan keadaan seperti ini berlangsung. Bisa saja wabah ini baru berhenti menyebar dalam hitungan bulan ke depan. Samakan jadwal ini dengan keadaan saat anak-anak masih pergi ke sekolah. Bagi para orangtua yang diminta kantornya untuk bekerja di rumah, menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan rumah menjadi tantangan besar tersendiri selama covid-19 masih merajalela. Sebagaimana yang Mama ketahui, jasa semacam ini sangat dibutuhkan di tengah kehidupan metropolitan, di mana banyak Mama yang bekerja di luar rumah dan terlalu sibuk untuk melakukan tugas tersebut. Belum lagi, upah seorang pembantu rumah tangga yang mahal semakin menyulitkan para working momuntuk bisa melakukannya.

Bekerja sambil mengasuh

Namun di sini juga kita melihat bahwa kerja rumahan tidak memiliki kepastian kerja. Dari hal itu, kita melihat bahwa sebenarnya tidak ada hubungan yang simetris antara persyaratan kerja, pekerjaan dan hasil pekerjaan. Umumnya pekerja rumahan bekerja di rumah sendiri dengan melibatkan seluruh keluarga. Mereka hanya mendapatkan bahan-bahan dari perantara untuk dikerjakan, sementara alat-alat kerja, ruang kerja, termasuk listrik, air, makan dan perawatan ditanggung oleh si pekerja.

Ini tentu lebih memudahkan Anda daripada harus memberi tahu mereka setiap 15 menit untuk tetap tenang. Jika perlu, siapkan tempat khusus untuk camilan anak yang bisa ia raih sendiri. Jikaanak masih punya jadwal rutin tidur siang, waktu ini juga bisa Bunda manfaatkan untuk tetap produktif bekerja saat WFH. Biasanya waktu tidur siang anak rata-rata 1-2 jam, yang cukup untuk Bunda bisa gunakan. Walaupun Anda dan pasangan bekerja, tapi tetap menomorsatukan keluarga atau anak. Jika Anda punya waktu sedikit buat anak, jangan langsung memberi yang instan.

Apalagi jika penghasilan suami tidak cukup untuk membuat dapur ngebul, maka satu-satunya cara adalah sang istri ikut membantu ekonomi keluarga. “Saya setiap hari kerja, yang jaga anak-anak saya di rumah dia . Ya saya menyesal percaya sama dia untuk jaga anak-anak di rumah,” ungkap Zannah. Tidak heran jika Ibu Kartini bersama anak-anak lebih berhati-hati dalam pengeluaran uang mengingat kondisi keluarga juga sedang prihatin. Ibu Kartini sangat bersyukur dengan adanya pendidikan keuangan yang diadakan di Penjaringan sehingga rencana keuangan yang pernah dituliskannya untuk membeli rumah bisa diwujudkan. Ibu Kartini telah membeli sepetak rumah ukuran 3 x 2,5 M dengan harga Rp 30.000.000 diatas tanah dan bangunan bekas kebakaran tahun 2005.

Bahkan, upahnya tidak sebanding dengan waktu yang diluangkan dan harga jual. Ini terlihat sekali bahwa semua persyaratan untuk masuk kerja itu tidak berlaku. Tidak ada seragam, tidak ada syarat kelulusan pendidikan dan tidak ada syarat umur.

Jika istri melihat kondisi suami telah siap untuk mendengar dan menerima saran, masukan, kritik, sekaligus mau diajak berdiskusi, maka mulailah pembicaraan ke arah yang diinginkan. Iringi dengan doa dan memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar sang suami dimudahkan dan dibukakan hatinya, serta mau mengerti kewajiban dan amanah yang harus dipikul bersama. Waktu dalam dunia kerja baik bagi pekerja formal dan informal yang tidak memiliki batasan waktu kerja membuat perempuan rentan mendapatkan kekerasan seksual. Kita bisa ambil contoh para pedagang sayuran di pasar yang sudah bekerja sejak jam tiga pagi, atau gross sales promotion girl yang harus kerja hingga larut malam untuk menjual rokok. Kondisi kerja mereka yang tanpa perlindungan membuat mereka rentan mengalami pelecehan. Seringkali pekerja perempuan tidak mendapat haknya untuk merasa aman.

Meski begitu, Mama dianjurkan untuk memberi Batasan jumlah anak-anak yang akan Mama jaga. Jangan karena uang, Mama memaksakan diri untuk mengasuh banyak anak-anak yang melebihi kapasitas kemampuan Mama. Dengan cara ini, Mama telah membuka lapangan kerja Mama sendiri di rumah Mama. Tidak menutup kemungkinan, usaha yang berhasil akan memberi kesempatan untuk Mama mempekerjakan orang yang bisa membantu Mama. Selain wajib mengatur jam istirahat yang efektif selama WFH, karyawan – yang juga berperan sebagai orang tua – juga bisa memanfaatkan waktu istirahat untuk melakukan berbagai kegiatan dengan anak. Komunikasi dan kehadiran orang tua penting untuk menjaga ikatan emosional dengan anak sehingga diperlukan beberapa obrolan santai waktu senggang.